Rumah Sakit Paru Dokter Ario Wirawan Salatiga

Berita


DWP RSPAW & DWP B2P2VRP Deteksi Dini Wujudkan Wanita Indonesia Bebas Kanker Serviks dan Payudara

Kanker serviks bisa menyerang wanita manapun. Seperti tertulis pada Wikipedia, Kanker
leher rahim atau disebut juga kanker serviks adalah sejenis kanker yang 99,7% disebabkan
oleh human papilloma virus (HPV) onkogenik, yang menyerang leher rahim. Di Indonesia
hanya 5 persen yang melakukan Penapisan Kanker Leher Rahim, sehingga 76,6 persen
pasien ketika terdeteksi sudah memasuki Stadium Lanjut (IIIB ke atas), karena Kanker Leher
Rahim biasanya tanpa gejala apapun pada stadium awalnya. Penapisan dapat dilakukan
dengan melakukan tes Pap smear dan juga Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA).
Kepedulian Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenkes terhadap penyakit ini diwujudkan
dengan pemberian tes IVA secara gratis. Salah satunya telah dilaksanakan oleh DWP RSPAW
dan DWP Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Vektor dan Reservoir Penyakit
(B2P2VRP) pada kamis, 19 Oktober 2017, dengan peserta tes adalah karyawati RSPAW,
B2P2VRP dan warga Kota Salatiga dan sekitarnya. Meskipun masih ada yang merasa takut
dengan pemeriksaan ini, ternyata antusias wanita Salatiga tidak sedikit pula. Terbukti
hampir 200 orang peserta yang ditangani melalui 6 tempat pemeriksaan yang dibuka telah
memadati RSPAW sejak pukul 07.00 WIB. Bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan
BAPERMAS Kota Salatiga sebagai penyedia tenaga medis dan BHP. Ketua Panitia, dr. Yuari
Dwi Suprihati mengatakan dalam sambutannya, “Kanker serviks merupakan momok yang
membahayakan hidup perempuan, jangan takut untuk mengetahui lebih dini daripada
terlambat.” Selain Tes IVA dilakukan juga deteksi dini kanker payudara.
Peserta yang masih menunggu diberikan penyuluhan tentang apa itu IVA dan Sadanis oleh
dr. Emilda Suryo Purhananto, selaku penasihat DWP RSPAW. Simulasi cuci tangan oleh Tim
PPI RSPAW dan informasi SMS Pendaftaran Online oleh dr. Farida Widayati, M. Kes juga
disampaikan untuk para peserta.
Deteksi Dini Wujudkan Wanita Indonesia Bebas Kanker Serviks dan Payudara
(humas_rspaw)

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

Akreditasi

Artikel