Berita


Selangkah Pada Layanan Bedah Thoraks

Seiring inovasi layanan yang dilakukan oleh RS Paru dr.Ario Wirawan (RSPAW) Salatiga, pada hari Selasa, 21 Mei 2019 di Instalasi Bedah Sentral RSPAW telah dilakukan operasi bedah thoraks perdana pada kasus pasien laki-laki,S (17) tahun  selama kurang lebih 3 jam oleh Tim dokter. Bersama dr Darmawan Ismail,Sp.BTKV sebagai ketua tim, pasien dengan kasus pyo pneumothorax (tidak mengembang pada paru) tersebut berhasil dioperasi dengan lancar dan pasien dalam kondisi baik. 4 Hari sebelum operasi dilakukan,Tim dokter RSPAW menggelar konferensi bedah thoraks  dengan Tim dari RSUD dr.Moewardi Surakarta serta Bagian Paru dan Kedokteran Respirasi FK Universitas Sebelas Maret Surakarta.

“Target sementara bagi kami adalah bagaimana bisa melayani pasien sekitar dengan tidak perlu merujuk ke rumah sakit lain”, jelas dr. Hasto Nugroho Sp.P disela-sela kesibukannya sebagai Plh Direktur Utama sekaligus sebagai Direktur Medik dan Keperawatan. “ Ditunjang peralatan yang canggih, semoga RSPAW sebagai rumah sakit Khusus Paru Kelas A ini dapat menangani kasus-kasus paru yang dikeluhkan masyarakat” demikian imbuhnya.

Saat ini kasus yang dapat ditangani adalah :

  • Operasi rekonstruksi jalan napas (trakeoplasti, bronkoplasti)
  • Kasus-kasus keganasan toraks (kanker paru, tumor mediastinum)
  • Kasus-kasus emergensi bedah toraks (trauma toraks, batuk darah masif)
  • Kelainan jantung dengan penyulit gangguan respirasi

Sedangkan fasilitas yang tersedia :

  • Ruang operasi dengan meja operasi dan peralatan anestesi.
  • Alat bedah dan instrumen yang lengkap

Rumah Sakit Paru dr. Ario Wirawan Salatiga  menjalin kerjasama baik dengan rumah sakit pemerintah maupun rumah sakit swasta dan telah menerima rujukan pasien nasional, khususnya dari seluruh rumah sakit di Jawa Tengah.

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

Artikel

  • NUTRISI SEIMBANG SAAT PUASA RAMADHAN NUTRISI SEIMBANG SAAT PUASA RAMADHAN
    April 15th, 2021 by
    Oleh Vitta Galih Ariacita, S.Gz Puasa adalah menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga terbenam matahari dengan niat puasa (Abdul Wahid, Ramli, 2017). Puasa Ramadhan merupakan